10 Cara Mengendarai Motor Satria Fu 150 Dengan Bijak

Posted on

Motor Satria Fu 150 – Motor bebek yang kata orang mirip motor bencong ini membuat sebagian pemuda indonesia terpincut olehnya. Di desain dengan sangat flexible, agar bisa digunakan untuk multifungsi dalam kegiatan sehari-hari mulai dari membonceng, berjualan ataupun untuk jalan-jalan. Namun dari kegiatan sehari-hari tesebut motor ini tidak masuk dalam daftarnya sama sekali karena motor ini dominan digunakan untuk balapan. Yuppp betul sekali motor ini memang cocok untuk balapan. Sejak kemunculannya di tahun 2004 motor ini memang membuat sebagian mekanik tertarik untuk memodifikasi mesinnya.

Modifikasi satria fu ini dimulai dari menaikkan CCnya agar speednya bertambah, kemudian ada yang mengubah motor ini menjadi motor drag, ada lagi mengabahnya dengan desain seperti sepeda dan masih banyak yang lainnya.

Langkah – Langkah mengendarai motor satria fu yang menggunakan kopling.

  1. Pertama-tama masukan kunci ke motor dan putar dalam kondisi ON.
  2. Pada stang kanan pencet tombol starter untuk menghidupkan mesinnya.
  3. Jika motor satria fu kamu tidak bisa dihidupkan dengan tombol starter, kamu perlu menggunakan engkolan agar mesinnya bisa dihidupkan yang letaknya disebelah kanan mesin.
  4. Setelah mesinnya menyala, tarik kopling motor satria fu nya di stang sebelah kiri dengan kondisi genggaman penuh
  5. Masukan gigi 1 (injak gigi ke depan dibagian sebelah kiri). * Pehatian jangan pernah menginjak gigi ketika kamu tidak menekan kopling motornya.
  6. Selanjutnya, kopling dilepaskan pelan-pelan dan gas diputer ke arah bawah.
  7. Setelah motor berjalan kamu dapat memasukan gigi 2 dengan menekan kopling terlebih dahulu dan menginjak gigi ke belakang.
  8. Untuk menambah gigi 3, gigi 4, gigi 5, dan gigi 6 sama halnya yaitu kamu perlu menakan kopling terlebih dahulu, kemudian menginjak gigi 3 (injak kebelakang) dan sampil gasnya diputer ke bawah.
  9. Jika kamu ingin menetralkan dalam posisi gigi 0, kamu cukup injak gigi kedepan terus dan pelan-pelan injak kebelakang sampai benar-benar motor satria fu dalam kondisi netral (bisa dimasukan dan dimundurkan).

Setelah kamu bisa mengendarai motor kopling satria fu, maka gunakanlah motor dengan bijak, lalu bagaimana menggunakan motor dengan bijak!!  berikut sedikit ungkapan gue yang bisa disampaikan.

Cara Mengendarai Motor Satria FU dengan Bijak

cara mengendarai motor

1. Jangan Alay!!

Banyak dari kalangan remaja menggunakan motor satria fu ini seperti orang alay. Ngepot sana, ngepot sini, jumping sana, jumping sini seperti orang yang nggak bisa naik motor. Atau yang seneng njuntit-njuntik biar dibilang kayak orang hebatttttt sama pacarnya atau temennya. Well ngaku aja dehh gue juga dulu ngalamin hal yang beginian sejak masih sekolah di SMA. Namun sekarang sudah insyaf dan menuju jalan kebenaran.

2. Gunakan Lampu Sorot Yang Standartnya

Nah ini di jogja beberapa yang pernah gue jumpai, ada motor mio yang menggunakan lampu sorotnya tidak menggunakan lampu standarnya alias telah di modifikasi. Jadi akibat setelah mengganti lampu yang jelas jalan jadi terang benderang dan kalau ada yang lihat dari depan pasti matanya langsung keblinger karena saking terangnya motor mio tersebut.

3. Ketika Menyalip Mobil Hidupkan Rating

Terkadang hal ini menjadi kita lupa untuk menghidupkan rating ketika ingin menyalip, selain itu kita juga harus menelakson dan menambah gass agar bisa menyalip. Misal kita ingin menyalip dari kanan kita harus reting pencetan ke kanan dan menelakso 2 sampai 3 kali begitu pun sebaliknya dari sebelah kiri.

4. Gunakan Knalpot Standart Jangan Dirubah-rubah

Yang satu ini kadang bikin gue merasa tersaingi, la gimana nggak, saat sedang jalan dengan santai kisaran 50 kpj eh dari samping berrr berrrr. Anjirrr ni orang belagak banget,  pengen bener gue baless tapi yaa gituu… knalpot gue masih standart bawaan pabrikan jadi pass gue gass cuman suaranya ngenggg- ngengggg. Yaa gak ada apa-apanya.. Jadi gunakan knalpot standartnya saja jangan sampai mengganggu orang lain, atau bahkan membuat orang lain terusik.

5. Gunakan Ban Motor Yang Sedang Tidak Kecil dan Tidak Besar

Mengapa harus menggunakan ban ukuran yang sedang? karena menggunakan ban yang sedang akan membuat tarikan motor lebih stabil di kecepatan tinggi dan tidak mudah bocor alis cepat mbleduk. Andai kata kalau kamu suka dengan ban kecil seperti ban sepeda kemungkinan untuk perjalanan jauh tidak sangat di recomendasikan. Nah kalau menggunakan ban besar gimana! Ya kalau ban besar kemungkinan konsumsi bahan bakarnya akan menjadi boros karena tenaga yang harus dikeluarkan untuk menarik ban belakang dibutuhkan lebih besar.

6. Bawa Kelangkapan SIM, STNK, dan KTP

Kelengkapan memang menjadi hal yang sangat penting dalam berkendara. Salah satunya adalah SIM, jika kita lupa membawa sim pasti jantung kita terasa deg-deg an ketika bertemu polisi di pinggir jalan. Kenapa polisi harus menilang? Salah satunya ya mungkin karena kelengkapan kita yang kurang.

7. Jangan Menggunakan Gadget Saat Mengendarai Motor

Nah ini sering gue lakuin dulu ketika menggunakan motor honda beat. Tangan yang kanan ngegasss sedangkan tangan yang kiri malah ngambil hp dari kantong dan sambil mainan hp dijalan. Menurut survey, hal ini akan menyebabkan terjadi kecelakaan dan bisa menimbulkan pada orang tersebut dikarenakan tidak fokus saat mengendarai sepeda motor. Kejadian ini sering terjadi dan selalu meningkat dari tahun ketahun. Untuk meminimalisir usahakan kamu harus fokus mengendarai jangan memainkan hp saat sedang mengendarai sepeda motor.

8. Jangan Membawa Barang Yang Berlebihan

Motor satria ini tidak cocok untuk membawa barang yang berlebihan apalagi sampai dibawa didepan stang motor malah nanti akan menyebabkan saat mengendarai menjadi tidak stabil dan tidak nyaman sama sekali. Hal-hal yang tidak di inginkan mungkin akan terjadi jika melanggar aturan ini.

9. Lengkapi Safety Saat Berkendara

Perlengkapan yang lengkap mulai dari sarung tangan, jaket khusus motor, sepatu, dan helm menjadi alat safety yang paling utama dalam berkendara. Helm digunakan untuk melindungi dari panas matahari dan melindungi jika terjadi sesuatu dikepala.

10. Lihat Kondisi Motor Mulai dari Bensin, Oli, dan Tegangan Ban

Selain dari safety yang lengkap, melihat kondisi dari bensin, oli dan tengangan ban juga sangat perlu diperhatikan. Beberapa hal ini semoga dapat membantu temen-temen untuk menaati pertaturan lalulintas, jangan asal srobot ketika ada lampur merah. Tunggulah dulu sampai lampu hijau dan kemudian genjot gas dengan pelan-pelan.

Kesimpulan

Jadi sebaiknya kita menggunakan motor satria fu ini sesuai dengan peraturan yang ada, jangan melanggar dan jangan dilanggar. Jika kita melanggar ya kita harus siap menerima konsekuensinya. Mau tidak mau harus pokoknya harus siapp.